Meredup Menggulita

Meredup Menggulita
apiku redup
kian hari kian redup
tersisa bara api yang meruyup
yang tak lagi meletup

tubuhku tak lagi hangat
kian hari kian dingin

kala lentera-lentera kecil itu datang
tubuhku telah amat gelita
telah amat dingin
walau apinya belum padam
meski nyaris padam

tubuh ini menjadi penyangkal
menjadi perusak bagi lentera-lentera itu
gelap dan dingin menjadi tembok tebal
menjadi benteng yang kian hari kian kokoh
menghalau lentera yang datang

apiku telah lupa pada terang
telah lupa pada hangat yang mengundang
meski belum padam
aku ingin ia segera padam

- alif meylinda (02/10/21)


Photo by I.am_nah on Unsplash

Tidak ada komentar