25 Soal dan Pembahasan Materi Biologi MUTASI


          Karena ini minggu-minggu terakhir sebelum UN, jadiya guru Biologiku berbaik hati untuk menggantikan Ulangan Harian dengan pemberian tugas-tugas. Nah, tugas untuk menggantikan ulangan bab Mutasi adalah membuat 25 soal dan pembahasan ini. Ya udah,langsung aja...

1.      Jelaskan pengertian mutasi!
Jawab:
Mutasi adalah perubahan struktur materi genetis  yang dapat direproduksi dan dapat diturunkan pada generasi berikutnya.

2.      Jelaskan perbedaan mutasi somatik dengan mutasi gametik!
Jawab:
Mutasi somatik yaitu mutasi yang terjadi paada sel soma (sel tubuh) seperti zigot, sel-sel embrio, jaringan epitel, jaringan otot, jaringan penunjang, jaringan pengikat, dan jaringan saraf. Sedangkan, mutasi gametik adalah mutasi yang terjadi pada sel gamet.

3.      Jelaskan akibat apabila mutasi somatik terjadi pada sel yang aktif membelah dan jika terjadi pada sel dewasa!
Jawab:
Apabila mutasi somatik terjadi pada sel yang sedang aktif membelah (seperti dalam embrio) maka dapat mengakibatkan karakter abnormal ketika lahir. Sedangkan jika mutasi somatik terjadi pada sel dewasa (seperti epitel) akibat keabnormalannya semakin kecil dan dapat ditolerir.

4.      Jelaskan pengertian mutasi gen!
Jawab:
Mutasi gen adalah mutasi yang terjadi pada susunan basa nukleotida pada molekul gen (DNA), bukan pada lokus atau bagian lain dari kromosom.

5.      Mutasi apa saja yang disebut dengan mutasi pergeseran rangka (frameshift mutations)? Jelaskan!
Jawab:
Mutasi yang disebut dengan mutasi pergeseran rangka adalah mutasi delesi, insersi, dan duplikasi. Mutasi delesi adalah mutasi yang terjadi karena pengurangan satu atau lebih pasangan basa nitrogen pada rantai DNA di gen. Muatsi insersi adalah peristiwa penyisipan satu atau lebih pasangan basa nitrogen pada rantai DNA, insersi dapat disebabkan oleh fragmen DNA yang pindah. Dan mutasi duplikasi adalah adalah mutasi kromosom di mana sebagian dari kromosom mengalami penggandaan (duplikasi). Ketiga mutasi tersebut disebut sebagai mutasi pergeseran rangka karena ketiga mutasi tersebut dapat menyebabakan perubahan susunan asam amino yang terbentuk, sehingga mengakibankan protein yang dihasilkan menjadi tidak berguna atau rusak.

6.      Jelaskan perbedaan mutasi subtitusi transisi dengan mutasi subtitusi transversi!
Jawab:
Mutasi subtitusi transisi yaitu jika terjadi subtitusi basa nitrogen dari golongan yang sama, misal basa pirimidin adenin diganti/ditukar dengan basa pirimidin guanin. Sedangkan mutasi subtitusi transversi yaitu jika terjadi subtitusi basa purin menjadi basa pirimidin atau sebaliknya, misal basa pirimidin guanin diganti/ditukar dengan basa purin sitosin.

7.      Mutasi subtitusi berdasarkan pengaruh yang ditimbulkan dibedakan menjadi tiga yaitu silent mutation, missense mutation, dan nonsense mutation. Jelaskan pengertiannya masing-masing!
Jawab:
-         Mutasi diam (silent mutation) merupakan perubahan urutan nukleotida dalam DNA tetapi tidak mengubah asam amino (protein) yang dihasilkan.
-         Mutasi salah arti (missense mutation) merupakan perubahan urutan nukleotida dalam DNA yang menyebabakan perubahan pada asam amino (protein) yang dihasilakan.
-         Mutasi tanpa arti (nonsense mutation) merupakan perubahan urutan nukleotida dalam DNA yang membentuk salah satu dari tiga macam kodon stop yaitu UAA, UAG, dan UGA. Mutasi ini menghasilkan protein yang lebih pendek dan biasanya kurang fungsional.

8.  Bagaimanakah kelainan gen pada hemoglobin penderita penyakit sel sabit anemia (sickle-cell anemia)?
Jawab:
Hemoglobin pada penderita sel sabit anemia mengalami kelainan gen yaitu terjadi penggantian satu basa nitrogen sehingga menghasilkan asam amino jenis lain yang mengakibatkan susunan rantai polipeptida pada molekul hemoglobin abnormal. Molekum DNA mengalami mutasi berupa penggantian basa timin menjadi adenin pada rantai nukleotida dan menghasilkan triplet GUA yang mengkode asam amino valin.

9.      Jelaskan pengertian mutasi kromosom!
Jawab:
Mutasi kromosom adalah perubahan yang terjadi pada struktur dan jumlah kromosom.

10. Jelaskan pengertian mutasi delesi!
Jawab:
Delesi atau defisiensi yaitu peristiwa hilangnya sebagian kromosom (gen-gen) karena patah.

11. Jelaskan perbedaan mutasi delesi terminal dengan mutasi delesi interkalar/intersial!
Jawab:
Mutasi delesi terminal adalah delesi yang terjadi akibat kromosom patah di dekat ujung yang mengakibatkan telomer hilang. Sedangkan mutasi delesi interkalar adalah delesi akibat kromosom patah dibagian tengan sehingga mengakibatkan bagian tengah dari kromosom terlepas.

12.  Jelaskan pengertian mutasi inversi!
Jawab:
Mutasi inversi adalah peristiwa patahnya kromosom di dua tempat yang diikuti dengan penyisipan kembali gen-gen tersebut dengan urutan terbalik.

13. Jelaskan pengertian mutasi inversi perisentris!
Jawab:
Mutasi inversi perisentris yaitu inversi yang terjadi karena dua bagian yang patah terletak pada lengan yang berlainan dan sentromer terletak di antara dua patahan.

14. Jelaskan pengertian mutasi translokasi!
Jawab:
Mutasi translokasi adalah peristiwa pindahnya potongan dari sebuah komosom ke potongan kromosom lain yang bukan homolognya sehingga terbentuk kromosom baru.

15. Jelaskan pengertian mutasi katenasi!
Jawab:
Mutasi katenasi yaitu peristiwa kromosom homolog yang ujungnya saling berdekatan sehingga membentuk lingkaran.

16. Bagaimana dampak poliploidi jika terjadi pada tumbuhan dan hewan?
Jawab:
Jika poliploidi terjadi pada tumbuhan, tumbuahn itu sering kali hidup sehat bahkan ada yang memiliki karakter unggul (superior) daripada tanaman normal. Sedangkan jika poliploidi terjadi pada hewan biasanya hewan tersebut akan mandul atau mempunyai daya tahan hidup yang rendah.

17. Jelaskan perbedaan Autopoliploid dengan Alopoliploid!
Jawab:
Autopoliploid adalah proses pembentukan poliploid menggunakan kromosom yang berasal dari spesies yang sama (genom (n) mengganda sendiri). Sedangakan Alopoliploid adalah proses pembentukan kromosom poliploid yang berasal dari spesies berbeda.

18. Sebutkan 7 kelainan yang dikarenakan mutasi kromosom!
Jawab:
-         Sindrom turner
-         Sindrom klinefelter
-         Sindrom jacob
-         Sindrom down
-         Sindrom edwards
-         Sindrom metafemale
-         Sindrom patau

19. Kelainan apa yang akan terjadi jika sel telur yang tidak mengandung kromosom X dibuahi oleh sperma yang mengandung kromosom X? Apa ciri-ciri kelainan tersebut?
Jawab:
Kelainan yang akan terjadi jika sel telur yang tidak mengandung kromosom X dibuahi oleh sperma yang mengandung kromosom X adalah kelainan Sindrom Turner. Ciri-ciri penderita kelainan ini adalah:
-         Tinggi badan cenderung pendek (  120 cm)
-         Leher pendek, sisi leher tumbuh tambahan daging seperti bersayap
-         Payudara dan rambut kelamin tidak tumbuh
-         Puting susu terletak berjauhan
-         Tanda kelamin sekunder tidak tumbuh
-         Mengalami keterbelakangan mental
-         Individu bersifat steril (mandul)
-         Diderita oleh wanita

20. Bagaimana terjadinya Sindrom Metafemale? Sebutkan ciri-ciri kelainan tersebut!
Jawab:
Sindrom metafemale terjadi karena sel telur yang mengandung kromosom XX (akibat gagal berpisah) dibuahi oleh sperma X, sehingga individu yang memiliki kelainan ini memiliki kariotipe 44A + XXX. Sindrom ini diderita oleh wanita. Ciri-ciri penderita kelainan ini yaitu:
-         Payudara tidak berkembang
-         Menstruasi tidak teratur
-         Steril (mandul)
-         Mengalami gangguan mental
-         Pada umumnya berusia pendek

21. Mutagen dapat dibedakan menjadi tiga golongan. Sebutkan dan berikan contohnya!
Jawab:
-         Mutagen bahan fisik: sinar alfa, sinar beta, sinar gamma, sinar X, sinar infrared, dan sinar UV.
-         Mutagen bahan kimia: dimetil sulfat, nitro metil sulfat, HNO3, dan NH2OH.
-         Mutagen bahan biologi: virus, bakteri, protozoa, dan fungi.

22. Salah satu bahan kimia yang meyebabkan mutasi yaitu kolkisin. Apakah kolkisin itu? Bagaimana pengaruh kolkisin terhadap pembelahan sel?
Jawab:
Kolkisin merupakan alkaloid yang dihasilkan oleh umbi Colchicum autumnale, sejenis tanaman hias berumbi yang hidup di dareah tropis. Kolkisin bersifat menghambat pembentukan benang-benang spindel dri mikrotubulus pada tahap anafase pembelahan mitosis atau meiosis. Akibatnya, gerakan kromatid ke kutub-kutub sel terhambat sehingga terbentuklah poliploidi.

23. Berdasarkan cara terjadinya, mutasi dibedakan menjadi mutasi alami (spontan) dan mutasi buatan (induksi). Jelaskan perbedaannya!
Jawab:
Mutasi alami (spontan) merupakan perubahan genetis yang terjadi dengan sendirinya di alam. Mutasi ini disebabkan oleh radiasi sinar kosmis, radiasi radioaktif alam, sinar UV, radiasi ionisasi interval dari bahan radioaktif yang mungkin terkandung dalam jaringan yang terkontaminasi, dan melalui makanan atau minuman yang terpajan pencemaran radioaktif. Sedangkan mutasi buatan (induksi) adalah perubahan genetis yang terjadi oleh usaha manusia. Mutasi jenis ini sengaja dilakukan menggunakan mutagen kimiawi dan fisikawi agar dihasilkan mutan dengan sifat-sifat tertentu yang diinginkan.

24. Mutasi memberikan dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia. Sebutkan contoh dampak positif dan negatif dari mutasi!
Jawab:
Dampak positif mutasi:
-         Dapat menghasilkan tanaman dengan bibit unggul yang tahan terhadap kekeringan.
-         Dapat menghasilkan tanaman bebas virus, dengan cara menyisipkan gen virus ke dalam susunan gen tanaman.
-         Dapat menambah variasi pada organisme, sehingga meningkatkan keanekaragaman hayati.
Dampak negatif mutasi:
-         Dapat menyebabakan individu cacat atau sindrom. Seperti sindrom down dan sindrom klinefelter.
-         Dapat menyebabkan letal (kematian) pada individu mutan. Seperti talasemia mayor dan tanaman albino.
-         Individu yang mengalmi mutasi akan steril (mandul) dan tidak mampu bertahan hidup dalam waktu lama.

25. Jelaskan hubungan antara mutasi dengan proses evolusi!
Jawab:
Seperti yang kita tahu, kebanyakan mutan bersifat steril (mandul) serta tidak mampu bertahan hidup dalam waktu yang lama. Hanya mutan-mutan yang mampu beradaptasi dengan lingkunganlah yang dapat tetap hidup. Dan jika mutasi selalu terjadi dalam waktu yang cukup lama, maka ada kemungkinan akan terbentuk individu baru yang mempunyai ciri-ciri dan sifat yang berbeda dari generasi pendahulunya. Mekanisme tersebut dapat menyebabkan terjadinyaa evolusi makhluk hidup.


Photo by Bart Heird on Unsplash 

Tidak ada komentar